Evaluasi PBI
Reliabilitas Alat Ukur dalam Asesmen Bahasa
A. 1. Pengertian
Reliabilitas merupakan kriteria ukuran suatu alat ukur dapat
mengukur secara konsisten sesuatu yang akan diukur dari waktu ke waktu. Menurut
Djiwandono (1996), reliabilitas sebagai ciri tes yang memiliki kemampuan untuk
menghasilkan penguukuran yang sesuai dan tidak berubah-ubah.
B. 2. Jenis Uji Reliabilitas
Ada dua macam reliabilitas, yaitu :
reliabilitas internal dan reliabilitas eksternal.
Reliabilitas internal adalah uji
reliabilitas yang dicari dari harga dalam skor tes itu sendiri. Cara yang dapat
digunakan untuk mengadakan uji reliabilitas internal, yaitu:
a.
Metode Belah Dua (Split-Half Reliability) : metode
tersebut dilakukan dengan jalan membelah alat ukur misalnya tes menjadi 2
bagian dan skor kedua belahan tersebut dikorelasikan dengan rumusan tertentu.
-
rumus Spearman-Brown : skor reliabilitas
setengah tes dikorelasikan dengan ruumus Product Moment, selanjutnya dihitung
koefisien korelasi satu jenis tes penuh dengan menggunakan rumus tersebut.
-
rumus Flanangan : rumus tersebut digunakan untuk
mencari reliabilitas tes dengan jalan metode belah dua, tetapi tidak
menggunakan jalan korelasi Product Moment seperti rumus sebelumnya.
-
rumus Rulon : menggunakan kuadrat dari deviasi
nilai ganjil dan nilai genap dan standar deviasi kuadrat dari skor total.
b.
Uji Homogenitas : untuk mengatasi tes yang tidak
bisa diuji dengan metode belah dua, maka dapat digunakan teknik-teknik untuk
mengukur homogenitas dengan pendekatan pengukuran teknik-teknik untuk mengukur
homogenitas dengan pendekatan pengukuran inter-item dengan memperhitungkan
penyimpangan masing-masing butir item. Berikut 3 rumus yang dapat digunakan
untuk uji homogenitas rumusK-R 20, rumus K-R 21,rumus Hoyt, rumus Alpha.
Reliabilitas eksternal adalah membandingkan
suatu skor tes dengan skor tes yang lain/skor tes hasil ulangan. Cara yang
dapat digunakan untuk mengadakan uji reliabilitas eksternal, yaitu:
a.
Metode Ulang (Test-Retest Reliability) : metode
ini untuk menguji reliabilitas alat ukur dengan jalan mengujikan alat ukur
tersebut dua kali atau lebih. Tujuannya untuk mengetahui koefisien stabilitas
alat ukur.
b.
Metode Sejajar (Equivalent-Forms Reliability) :
metode ini dilakukan dengan jalan menyusun dua buah alat ukur yang memiliki
kemiripan dan hasilnya dikorelasikan.
Komentar
Posting Komentar